1. Jelaskan definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan ?
Jawab:
Penduduk : Populasi manusia yang menempati area atau wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu, atau kumpulan manusia yang mendiami suatu tempat. (Sumber : http://matakristal.com/pengertian-penduduk-dinamika-penduduk-dan-pertumbuhan-penduduk/)
Masyarakat : Sekumpulan orang yang terdiri dari berbagai kalangan dan tinggal didalam satu wilayah, kalangan bisa terdiri dari kalangan orang mampu hingga orang yang tidak mampu. Masyarakat yang sesungguhnya adalah sekumpulan orang yang telah memiliki hukum adat, norma-norma dan berbagai peraturan yang siap untuk ditaati. (Sumber : http://www.rumahbaca.com/1891/pengertian-masyarakat/)
Kebudayaan : segala sesuatu yang dilakukan dan dihasilkan manusia, yang meliputi:
- .kebudayaan materiil (bersifat jasmaniah), yang meliputi benda-benda ciptaan manusia, misalnya kendaraan, alat rumah tangga, dan lain-lain.
- Kebudayaan non-materiil (bersifat rohaniah), yaitu semua hal yang tidak dapat dilihat dan diraba, misalnya agama, bahasa, ilmu pengetahuan, dan sebagainya.
- Kebudayaan itu tidak diwariskan secara generatif (biologis), melainkan hanya mungkin diperoleh dengan cara belajar.
- Kebudayaan diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Tanpa masyarakat kemungkinannya sangat kecil untuk membentuk kebudayaan. Sebaliknya, tanpa kebudayaan tidak mungkin manusia (secara individual maupun kelompok) dapat mempertahankan kehidupannya. Jadi, kebudayaan adalah hampir semua tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
(Sumber : http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-pengertian-kebudayaan/)
2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk ?
Jawab :
faktor penujang kelahiran
karena jumlah kelahiran dan kematian sangat mentukan pertumbuhan penduduk di indonesia,maka kita harus menetahui faktor -faktor apa saja yang mempengaruhi kelahiran dan kematian,,agar usaha intuk mengurangi jumlah kelahiran berhasil baik.
faktor penghambat kelahiran
selain ada penujang kelahiran ada juga faktor yang menghambat kelahiran atau penyebab kelahiran berkurang .pemerintah atau negara yang mengambil kebijaksanaan menghambat kelahiran (antinatalitas)bertujuan untuk mengurangi jumlah kelahiran,supaya jumlah penduduk seimbang dengan daya dukungan daerah .daya kemapuan daerah adalah kemampuan daerah untuk menghidupi penduduknya.keseimbangan ini perlu di jaga agar taraf hidup penduduk baik.
Dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate ialah kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan. Biasanya perbandingan ini dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk.
- Kelahiran (Fertilitas)
- Kematian (Mortalitas)
- Perpindahan (Migrasi)
Dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate ialah kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan. Biasanya perbandingan ini dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk.
Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran Fertilitas :
- Pengukuran Fertilitas TahunanAdalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk yang mempunyai resiko untuk melahirkan pada tahun tersebut. Adapun ukuran – ukuran fertilitas tahunan adalah :
a.Tingkat Fertilitas Kasar (Crude Birth Rate )
Adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
b.Tingkat Fertilitas Umum (General Fertility Rate )
Adalah jumlah kelahiran hidup per.1000 wanita usia reproduksi (usia 14 14-49 atau 15 15-44 th ) pada tahun tertentu.
c.Tingkat Fertilitas Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate )
Adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
d. Tingkat Fertilitas Menurut Urutan Kelahiran (Birth Order Specific Fertility Rates Rates)
Adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi bayioleh oleh wanita pada umur dan tahun tertenu.
(Sumber : http://catatansamuelmosesmni.blogspot.com/2011/12/faktor-faktor-pertumbuhan-penduduk.html )
3. Jelaskan unsur-unsur masyarakat ?
Jawab :
Kategori sosial
Kategori sosial adalah kesatuan manusia yang terwujudkan karena adanya suatu ciri atau kompleks ciri-ciri objektif yang dapat dikenakan pada manusia-manusia itu. Ciri-ciri objektif tersebut biasanya dikenakan dari pihak luar kategori sosial itu sendiri tanpa disadari oleh yang bersangkutan dengan suatu maksud tertentu. Disebut sebagai kategori sosial apabila dalam kesatuan manusia tersebut mempunyai ciri-ciri:
a)Tidak ada interaksi antara anggota kesatuan.
b)Tidak ada orientasi sosial yang mengikat.
c)Tidak mempunyai identitas bersama.
d)Tidak terikat oleh kesatuan adat, norma dan nilai tertentu.
e)Tidak mempunyai lokasi tertentu, tidak mempunyai organisasi dan pimpinan.
Contoh kategori sosial adalah kategori anak dibawah 17 tahun untuk larangan menonton film orang dewasa, kategori umur diatas 17 tahun untuk mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, kategori orang yang memiliki mobil untuk yang berkewajiban untuk membayar pajak kendaraan.
Golongan sosial
Golongan sosial hampir sama dengan kategori sosial. Golongan sosial adalah merupakan suatu kesatuan manusia yang ditandai dengan suatu ciri tertentu, bahkan sering ciri itu dikenakan kepada mereka dari pihak luar kalangan mereka sendiri. Walaupun demikian golongan sosial ini mempunyai ikatan identitas sosial. Hal ini tumbuh akibat reaksi pihak luar memandang golongan itu, atau mungkin golongan itu memang terikat oleh suatu sistem nilai, norma atau adat istiadat tertentu. Ciri golongan sosial adalah sama dengan kategori sosial, kecuali pada golongan sosial :
a) Adanya sistem norma.
b) Adanya identitas sosial bersama.
c) Adanya kontinyuitas.
Contoh golongan sosial adalah konsep golongan pemuda di Indonesia, golongan gepeng(gelandangan dan pengemis), golongan kulit hitam di Amerika, dan sebagainya.
Komunitas adalah suatu kesatuan hidup manusia yang menempati wilayah yang nyata dan berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat, serta yang terikat oleh suatu rasa identitas komunitas dan merupakan pangkal dari perasaan patriotisme dan nasionalisme. Komunitas merupakan pengertian dari masyarakat dalam arti sempit karena komunitas bersifat khusus dengan adanya ciri tambahan yaitu ikatan lokasi (dibatasi oleh wilayah geografi). Contoh komunitas adalah sekumpulan manusia yang mendiami wilayah RT, RW, Desa,Kecamatan, Negara.
(Sumber 1 : http://nur-widya-susilo.blogspot.com/2012/03/7-unsur-kebudayaan-universal.html
Sumber 2 :http://achmadfahmi489.blogspot.com/2011/10/7-unsur-kebudayaan-universal-dan.html )
5.Jelaskan hubungan atau keterkaitan antar penduduk, masyarakat dan kebudayaan ?
Jawab : Seluruh komponen yang di pertanyakan saling berkaitan, sesuai dengan definis dari penduduk yang berarti setiap kelompok orang yang menempat suatu tempat sehingga membentuk masyarkat di tempat mereka tinggal. Setelah beebrapa lama kemdian proses saling keterakitan munculah sebuah kebudayaan-kebudayaan yang baru pada setiap masyarakat entah kebudayaan yang baik maupun yang buruk. Kebdayaan bukan juga diartikan sebagai budaya sepertti tari-tarian, bahasa tapi juga sebagai kebiasaan. Dari penjelasan saya diatas maka ketiga komponen sangat keterkaitan demi menjalankan kehidupan yang bermasyarakat yang berbudaya.
(Sumber : http://catatansamuelmosesmni.blogspot.com/2011/12/faktor-faktor-pertumbuhan-penduduk.html )
3. Jelaskan unsur-unsur masyarakat ?
Jawab :
Kategori sosial
Kategori sosial adalah kesatuan manusia yang terwujudkan karena adanya suatu ciri atau kompleks ciri-ciri objektif yang dapat dikenakan pada manusia-manusia itu. Ciri-ciri objektif tersebut biasanya dikenakan dari pihak luar kategori sosial itu sendiri tanpa disadari oleh yang bersangkutan dengan suatu maksud tertentu. Disebut sebagai kategori sosial apabila dalam kesatuan manusia tersebut mempunyai ciri-ciri:
a)Tidak ada interaksi antara anggota kesatuan.
b)Tidak ada orientasi sosial yang mengikat.
c)Tidak mempunyai identitas bersama.
d)Tidak terikat oleh kesatuan adat, norma dan nilai tertentu.
e)Tidak mempunyai lokasi tertentu, tidak mempunyai organisasi dan pimpinan.
Contoh kategori sosial adalah kategori anak dibawah 17 tahun untuk larangan menonton film orang dewasa, kategori umur diatas 17 tahun untuk mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, kategori orang yang memiliki mobil untuk yang berkewajiban untuk membayar pajak kendaraan.
Golongan sosial
Golongan sosial hampir sama dengan kategori sosial. Golongan sosial adalah merupakan suatu kesatuan manusia yang ditandai dengan suatu ciri tertentu, bahkan sering ciri itu dikenakan kepada mereka dari pihak luar kalangan mereka sendiri. Walaupun demikian golongan sosial ini mempunyai ikatan identitas sosial. Hal ini tumbuh akibat reaksi pihak luar memandang golongan itu, atau mungkin golongan itu memang terikat oleh suatu sistem nilai, norma atau adat istiadat tertentu. Ciri golongan sosial adalah sama dengan kategori sosial, kecuali pada golongan sosial :
a) Adanya sistem norma.
b) Adanya identitas sosial bersama.
c) Adanya kontinyuitas.
Contoh golongan sosial adalah konsep golongan pemuda di Indonesia, golongan gepeng(gelandangan dan pengemis), golongan kulit hitam di Amerika, dan sebagainya.
Komunitas
Perkumpulan
Perkumpulan merupakan kesatuan manusia yang berdasarkan sifat tugas atau guna dan sifat hubungannya berdasarkan kontrak dasar organisasinya.
Contoh dari perkumpulan adalah :
a)Perkumpulan profesi antara lain IBI, PPNI, IDI, PGRI.
b)Perkumpulan kesenian antara lain PARFI, Group Band.
c)Perkumpulan keagamaan NU, Muhammadiyah.
(Sumber : http://riannahasian2.blogspot.com/2012/08/rianna-belles-ilmu-anatomi-dasar.html)
4. Jelaskan tujuh unsur keduayaan menurut koentjaraningrat?
Sistem religi yang meliputi;
Sistem kepercayaan
Sistem nilai dan pandangan hidup
Komunikasi keagamaan
Upacara keagamaan
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
(Sumber : http://riannahasian2.blogspot.com/2012/08/rianna-belles-ilmu-anatomi-dasar.html)
4. Jelaskan tujuh unsur keduayaan menurut koentjaraningrat?
Sistem religi yang meliputi;
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
Sistem Pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.
Sistem Peralatan dan Perlengkapan Hidup Manusiaa
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem Ekonomi
Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.
Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.
(Sumber 1 : http://nur-widya-susilo.blogspot.com/2012/03/7-unsur-kebudayaan-universal.html
Sumber 2 :http://achmadfahmi489.blogspot.com/2011/10/7-unsur-kebudayaan-universal-dan.html )
5.Jelaskan hubungan atau keterkaitan antar penduduk, masyarakat dan kebudayaan ?
Jawab : Seluruh komponen yang di pertanyakan saling berkaitan, sesuai dengan definis dari penduduk yang berarti setiap kelompok orang yang menempat suatu tempat sehingga membentuk masyarkat di tempat mereka tinggal. Setelah beebrapa lama kemdian proses saling keterakitan munculah sebuah kebudayaan-kebudayaan yang baru pada setiap masyarakat entah kebudayaan yang baik maupun yang buruk. Kebdayaan bukan juga diartikan sebagai budaya sepertti tari-tarian, bahasa tapi juga sebagai kebiasaan. Dari penjelasan saya diatas maka ketiga komponen sangat keterkaitan demi menjalankan kehidupan yang bermasyarakat yang berbudaya.
No comments:
Post a Comment