Sunday, 13 October 2013

Tugas ke tiga Ilmu sosial Dasar

1.Pertumbuhan penduduk

Ø  Jelaskan Definisi pertumbuhan individu?
Jawab : Pengertian pertumbuhana individu / manusia :
Terjadinya perubahan pada seseorang secara tahap demi tahap karena pengaruh baik dari pengalamaan atau empire luar melalui panca indra yang menimbulkan pengalaman dalam mengenai keadaan batin sendiri yang menimblkan reflexions.
Sumber : (http://ekkydarmawan1.wordpress.com/2012/10/22/1-pertumbuhan-individu-2-fungsi-keluarga-3-individu-keluarga-dan-masyarakat-4-hubungan-antara-individu-keluarga-dan-masyarakat-5-urbanisasi/)

ØJelaskan fase pertumbuhan individu (buat gambarnya juga)?
Pertumbuhan individu sejak lahir sampai masa dewasa atau masa kematangan itu melalui beberapa fase sebagai berikut:

a) Masa vital yaitu dari 0 sampai kira-kira 2 tahun
Pada masa vital ini individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya.

b) Masa estetik dari umur kira-kira 2 tahun sampai kira-kira 7 tahun
Masa ini dianggap sebagai masa pertumbuhan rasa keindahan. Sebenarnya kata estetik diartikan bahwa pada masa ini pertumbuhan anak yang terutama adalah fungsi pancaindera. Pada masa ini pula tampak munculnya gejala kenakalan yang umumnya terjadi antara umur 3 tahun sampai 5 tahun. Anak sering menentang kehendak orang tua, kadang-kadang menggunakan kata-kata kasar, dengan sengaja melanggar apa yang dilarang dan tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

c) Masa intelektual (Masa keserasian bersekolah) dari kira-kira umur 7 tahun sampai kira-kira umur 13 tahun atau 14 tahun
Setelah anak melewati masa kegoncangan yang pertama, maka proses sosialisasinya telah berlangsung dengan lebih efektif sehingga menjadi matang untuk dididik daripada masa sebelum dan sesudahnya.


d) Masa sosial kira-kira umur 13 tahun atau 14 tahun sampai kira-kira umur 20 tahun atau 21 tahun, yaitu terdiri dari masa pra remaja, masa remaja, dan masa usia mahasiswa.

(Sumber : http://duniatriaaristantia.blogspot.com/2012/01/tahap-pertumbuhan-individu-berdasarkan.html?zx=77bcec86dd435ab4)

ØJelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu?

 1.Faktor Internal adalah Faktor yang terdiri dari dalam tumbuhan itu sendiri yang meliputi gen dan hormon. Sedangkan Faktoe Eksternal adalah Faktor yang berasal dari luar tumbuhan itu sendiri. Contohnya Cahaya, Nutrisi, Suhu, Oksigen, Air dan Musim.

Di artikel ini saya akan menjelaskan tentang Faktor Eksternal pada tumbuhan.

2.Faktor Ekternal terdiri dari :
a. Cahaya
Cahaya sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Cahya yang diperlukan meliputi Intensitas cahaya, kualitas dan lama waktu dalam penyinaran. cahaya yang digunakan tumbuhan untuk berfotosintesis adalah cahaya matahari.
b. Nutrisi
Semua makhluk hidup membutuhkan nutrisi untuk bertahan hidup. Oleh makhluk hidup, nutrisi diubah menjadi energi yang diperlukan tubuh. Tumbuhan yang kekurangan Nutrisi akan mengakibatkan Kelainan pada saat pertumbuhannya.
c. Suhu
Suhu sangat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan tumbuhan karena suhu sangat berkaitan dengan kemampuan tumbuhan dalam melakukan proses biologisnya. Suhu yang rendah atau tinggi dapat menyebabkan Enzim yang tidak dapat bekerja dengan baik, padahal enzim dalam tumbuhan berfungsi untuk mengedarkan cadangan makanan ke seluruh bagian tumbuhan.
d. Oksigen
Oksigen memang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Tidak hanya manusia bahkan tumbuhanpun sangat membutuhkan Oksigen agar bertahan hidup. tanah yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan adalah tanah gembur yang banyak mengandung oksigen.
e. Air
Bila kekurangan dan kelebihan air pada saat pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, tumbuhan akan dapat mnyebabkan kelainan pada tumbuhannya itu sendiri.
f. Musim
Tumbuhan yang berbunga atau berbuah hanya dapat tumbuh pada musim tertentu. Pergantian Musim dapat mempengaruhi Dormansi pada biji dan tunas. Musim juga mempengaruhi dala hal reproduksi, fotoperiodisme dan pengguguran daun.
(Sumber: http://panzqueen.blogspot.com/2010/01/faktor-yang-dapat-mempengaruhi.html)

2. Fungsi keluarga 

Ø Jelaskan Definisi fungsi Keluarga?
Keluarga adalah susunan orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan, darah atau adopsi. Pertalian antara suami dan istri adalah perkawinan dan hubungan antara orang tua dan anak biasanya adalah darah atau kadangkala adopsi dan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan

Ø  Sebutkan dan jelaskan fungsi-fungsi keluarga?
a. Fungsi biologis
    Untuk meneruskan keturunan.
    Memelihara dan membesarkan anak.
    Memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
    Memelihara dan merawat anggota keluarga.

b.Fungsi Psikologis
   Memberikan kasih sayang dan rasa aman.
   Memberikan perhatian diantara anggota keluarga.
   Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
   Memberikan Identitas anggota keluarga.

c.Fungsi Sosialisasi
   Membina sosialisasi pada anak. 
   Membentuk norma-norma perilaku sesuai dengan tingkat perkembangan anak.
   Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.

d.Fungsi Ekonomi
   Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. 
   Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
   Menabung untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan anak- 
   anak, jaminan hari tua, dsb.
        
e.Fungsi Pendidikan 
   1. Menyekolahkan anak untuk memberi pengetahuan, keterampilan dan membentuk  perilaku anak sesuai 
    bakat dan minat yang dimilikinya.
   2. Mempersiapkan anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya 
   sebagai orang  dewasa.

   3. Mendidik anak sesuai dengan tingkat perkembangannya. Ahli lain membagi fungsi keluarga
(Sumber : http://obaycendanaa.blogspot.com/2012/10/tugas-ilmu-sosial-dasar.html)

3.Jelaskan definisi individu, keluarga dan masyarakat? 

Indivudu = 

Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.

Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain, sekalipun dengan hakikat yang sama

2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan

3. Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.

4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyarakat

keluarga =  

Ada beberapa pandangan atau anggapan mengenai keluarga. 
Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Lain halnya Adler berpendapat bahwa mahligai keluarga itu dibangun berdasarkan pda hasrat atau nafsu berkuasa.

Durkheim berpendapat bahwa keluarga adalah lembaga sosial sebagai hasil faktor-faktor politik , ekonomi dan keluarga.

Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh pendidikan berpendapat bahwa keluarga adalah kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itub untuk memuliakan masing-masing anggotanya.

Masyarakat = 
Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society , sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi.

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.

Ada beberapa pengertian masyarakat :

a. Menurut Selo Sumarjan (1974) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang
menghasilkan kebudayaan

b. Menurut Koentjaraningrat (1994) masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi
menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

c. Menurut Ralph Linton (1968) masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

d. Menurut Karl Marx, masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi

e. Menurut Emile Durkheim, masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.

f. Menurut Paul B. Horton & C. Hunt, masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut

Tatanan kehidupan, norma-norma yang mereka miliki itulah yang dapat menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka, sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri kehidupan yang khas.

(Sumber : http://keripiku.blogspot.com/2010/11/pengertian-individu-keluarga-dan.html)

4.Jelaskan hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat?
Jawab : 

1. Hubungan individu dengan keluarga
Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.

2. Hubungan individu dengan lembaga
Lembaga diartikan sebagai sekumpulan norma yang secara terus-menerus dilakukan oleh manusia karena norma-norma itu memberikan keuntungan bagi mereka. Individu memiliki hubungan yang saling mempengaruhi dengan lembaga yang ada disekelilingnya. Lingkungan pekerjaan dapat membentuk individu dalam membentuk kepribadian. Keindividuan dalam lingkungan pekerjaan dapat berperan sebagai direktur, ketua dan sebagainya. Jika individu bekerja, ia akan dipengaruhi oleh lingkungan pekerjaannya.

3. Hubungan individu dengan komunitas
Komunitas dapat diartikan sebagai satuan kebersamaan hidup sejumlah orang banyak yang memiliki teritorial terbatas, memiliki kesamaan terhadap menyukai sesuatu hal dan keorganisasian tata kehidupan bersama. Komunitas mencakup individu, keluarga dan lembaga yang saling berhubungan secara independen.

4. Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjungjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu. Gotong royong adalah hak masyarakat, sedangkan rekreasi dengan keluarga, hiburan, shopping adalah hak individu yang semestinya lebih mengutamakan hak masyarakat.

Sumber : http://www.tugasku4u.com/2013/07/pengertian-dan-hubungan-individu-keluarga-dan-masyarakat.html

Monday, 7 October 2013

Tugas 2 Softskill Ilmu Sosial Dasar Jurusan


1. Jelaskan definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan ?
   Jawab:
Penduduk : Populasi manusia yang menempati area atau wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu, atau kumpulan manusia yang mendiami suatu tempat. (Sumber : http://matakristal.com/pengertian-penduduk-dinamika-penduduk-dan-pertumbuhan-penduduk/)

Masyarakat : Sekumpulan orang yang terdiri dari berbagai kalangan dan tinggal didalam satu wilayah, kalangan bisa terdiri dari kalangan orang mampu hingga orang yang tidak mampu. Masyarakat yang sesungguhnya adalah sekumpulan orang yang telah memiliki hukum adat, norma-norma dan berbagai peraturan yang siap untuk ditaati. (Sumber : http://www.rumahbaca.com/1891/pengertian-masyarakat/)

Kebudayaan : segala sesuatu yang dilakukan dan dihasilkan manusia, yang meliputi:

  1. .kebudayaan materiil (bersifat jasmaniah), yang meliputi benda-benda ciptaan manusia, misalnya kendaraan, alat rumah tangga, dan lain-lain.
  2. Kebudayaan non-materiil (bersifat rohaniah), yaitu semua hal yang tidak dapat dilihat dan diraba, misalnya agama, bahasa, ilmu pengetahuan, dan sebagainya.


  • Kebudayaan itu tidak diwariskan secara generatif (biologis), melainkan hanya mungkin diperoleh dengan cara belajar.
  • Kebudayaan diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Tanpa masyarakat kemungkinannya sangat kecil untuk membentuk kebudayaan. Sebaliknya, tanpa kebudayaan tidak mungkin manusia (secara individual maupun kelompok) dapat mempertahankan kehidupannya. Jadi, kebudayaan adalah hampir semua tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

(Sumber : http://anwarabdi.wordpress.com/2013/04/07/ibd-pengertian-kebudayaan/)

2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk ?
Jawab :

faktor penujang kelahiran

karena jumlah kelahiran dan kematian sangat mentukan pertumbuhan penduduk di indonesia,maka kita harus menetahui faktor -faktor apa saja yang mempengaruhi kelahiran dan kematian,,agar usaha intuk mengurangi jumlah kelahiran berhasil baik.

faktor penghambat kelahiran

selain ada penujang kelahiran ada juga faktor yang menghambat kelahiran atau penyebab kelahiran berkurang .pemerintah atau negara yang mengambil kebijaksanaan menghambat kelahiran (antinatalitas)bertujuan untuk mengurangi jumlah kelahiran,supaya jumlah penduduk seimbang dengan daya dukungan daerah .daya kemapuan daerah adalah kemampuan daerah untuk menghidupi penduduknya.keseimbangan ini perlu di jaga agar taraf hidup penduduk baik.

Dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate ialah kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan. Biasanya perbandingan ini dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk.

  1. Kelahiran (Fertilitas)
  2. Kematian (Mortalitas)
  3. Perpindahan (Migrasi)

     Dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate ialah kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan. Biasanya perbandingan ini dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk.
Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran Fertilitas :

  • Pengukuran Fertilitas TahunanAdalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk yang mempunyai resiko untuk melahirkan pada tahun tersebut. Adapun ukuran – ukuran fertilitas tahunan adalah :

         a.Tingkat Fertilitas Kasar (Crude Birth Rate ) 

         Adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.

         b.Tingkat Fertilitas Umum (General Fertility Rate )

         Adalah jumlah kelahiran hidup per.1000 wanita usia reproduksi (usia 14 14-49 atau 15 15-44 th )            pada tahun tertentu.
         c.Tingkat Fertilitas Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate )
         Adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
         d. Tingkat Fertilitas Menurut Urutan Kelahiran (Birth Order Specific Fertility Rates Rates)
         Adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi bayioleh oleh wanita pada umur dan tahun            tertenu.
(Sumber : http://catatansamuelmosesmni.blogspot.com/2011/12/faktor-faktor-pertumbuhan-penduduk.html )

3. Jelaskan unsur-unsur masyarakat ?
Jawab :

 Kategori sosial

Kategori sosial adalah kesatuan manusia yang terwujudkan karena adanya suatu ciri atau kompleks ciri-ciri objektif yang dapat dikenakan pada manusia-manusia itu. Ciri-ciri objektif tersebut biasanya dikenakan dari pihak luar kategori sosial itu sendiri tanpa disadari oleh yang bersangkutan dengan suatu maksud tertentu. Disebut sebagai kategori sosial apabila dalam kesatuan manusia tersebut mempunyai ciri-ciri:

a)Tidak ada interaksi antara anggota kesatuan.
b)Tidak ada orientasi sosial yang mengikat.
c)Tidak mempunyai identitas bersama.
d)Tidak terikat oleh kesatuan adat, norma dan nilai tertentu.
e)Tidak mempunyai lokasi tertentu, tidak mempunyai organisasi dan pimpinan.

Contoh kategori sosial adalah kategori anak dibawah 17 tahun untuk larangan menonton film orang dewasa, kategori umur diatas 17 tahun untuk mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, kategori orang yang memiliki mobil untuk yang berkewajiban untuk membayar pajak kendaraan.

Golongan sosial

Golongan sosial hampir sama dengan kategori sosial. Golongan sosial adalah merupakan suatu kesatuan manusia yang ditandai dengan suatu ciri tertentu, bahkan sering ciri itu dikenakan kepada mereka dari pihak luar kalangan mereka sendiri. Walaupun demikian golongan sosial ini mempunyai ikatan identitas sosial. Hal ini tumbuh akibat reaksi pihak luar memandang golongan itu, atau mungkin golongan itu memang terikat oleh suatu sistem nilai, norma atau adat istiadat tertentu. Ciri golongan sosial adalah sama dengan kategori sosial, kecuali pada golongan sosial :

a) Adanya sistem norma.
b) Adanya identitas sosial bersama.
c) Adanya kontinyuitas.

Contoh golongan sosial adalah konsep golongan pemuda di Indonesia, golongan gepeng(gelandangan dan pengemis), golongan kulit hitam di Amerika, dan sebagainya.

         
     Komunitas 

Komunitas adalah suatu kesatuan hidup manusia yang menempati wilayah yang nyata dan berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat, serta yang terikat oleh suatu rasa identitas komunitas dan merupakan pangkal dari perasaan patriotisme dan nasionalisme. Komunitas merupakan pengertian dari masyarakat dalam arti sempit karena komunitas bersifat khusus dengan adanya ciri tambahan yaitu ikatan lokasi (dibatasi oleh wilayah geografi). Contoh komunitas adalah sekumpulan manusia yang mendiami wilayah RT, RW, Desa,Kecamatan, Negara.

 Perkumpulan

Perkumpulan merupakan kesatuan manusia yang berdasarkan sifat tugas atau guna dan sifat hubungannya berdasarkan kontrak dasar organisasinya.
Contoh dari perkumpulan adalah :
a)Perkumpulan profesi antara lain IBI, PPNI, IDI, PGRI.
b)Perkumpulan kesenian antara lain PARFI, Group Band.
c)Perkumpulan keagamaan NU, Muhammadiyah.

(Sumber : http://riannahasian2.blogspot.com/2012/08/rianna-belles-ilmu-anatomi-dasar.html)

4. Jelaskan tujuh unsur keduayaan menurut koentjaraningrat?

Sistem religi yang meliputi;


  • Sistem kepercayaan 
  • Sistem nilai dan pandangan hidup
  • Komunikasi keagamaan
  • Upacara keagamaan            

  • Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.


     Sistem Pengetahuan
    Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti.

    Sistem Peralatan dan Perlengkapan Hidup Manusiaa
    Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.

    Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem – Sistem Ekonomi
    Terlahir karena manusia memiliki hawa nafsu dan keinginan yang tidak terbatas dan selalu ingin lebih.

    Sistem Organisasi Kemasyarakatan
    Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.

    Bahasa
    Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.

    Kesenian
    Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

    (Sumber 1 : http://nur-widya-susilo.blogspot.com/2012/03/7-unsur-kebudayaan-universal.html
    Sumber 2 :http://achmadfahmi489.blogspot.com/2011/10/7-unsur-kebudayaan-universal-dan.html )



    5.Jelaskan hubungan atau keterkaitan antar penduduk, masyarakat dan kebudayaan ?
    Jawab : Seluruh komponen yang di pertanyakan saling berkaitan, sesuai dengan definis dari penduduk yang berarti setiap kelompok orang yang menempat suatu tempat sehingga membentuk masyarkat di tempat mereka tinggal. Setelah beebrapa lama kemdian proses saling keterakitan munculah sebuah kebudayaan-kebudayaan yang baru pada setiap masyarakat entah kebudayaan yang baik maupun yang buruk.  Kebdayaan bukan juga diartikan sebagai budaya sepertti tari-tarian, bahasa tapi juga sebagai kebiasaan. Dari penjelasan saya diatas maka ketiga komponen sangat keterkaitan demi menjalankan kehidupan yang bermasyarakat  yang berbudaya.




    Kehidupan Bersosialisasi Dalam Bertetangga

    Pendahuluan Dan Latar Belakang 

    Semakin berubahnya zaman saat ini yang semakin sibuk dengan kegiatan masikng-masing mengakibatkan kehidupan sosial antar tetangga semakin tidak kenal antar satu rumah dengan rumah yang lainnya.Pada umunya manusia adalah mahluk yang bersosial namun saat ini manusia lebih cenderung kepada sifat "Individu", kenapa? yah karena rutinitas yang saat ini dijalankan oleh manusia itu sendiri semakin padat dan cenderung kearah pekerjaan sendiri.

    Permasalahan 

    Sudah dijelaskan pada pendahuluan dan latar belakang alasan mengapa manusia sudah tidak terlalu banyak empati dalam hal bertetangga. Masalah ini sudah saatnya dijadikan sebuah wacana dan dijadikan bahan intropeksi diri dalam berbabagai macam lapisan sosial. Semakian parahnya zaman sekarang yang lebih mementingkan ego masing-masing manusia untuk menunjukan kredibelitas manusia itu sendiri, sebagai contoh kehidupan bertetangga yaitu banyak perumahan-perumahan elit  yang dibangun tembok yang tinggi dengan alasan untuk keamanan, dan beberapa bahkan rata-rata penghuninya tidak suka membaur antar 1 tetangga dengan tetangga yang lainnya. Hanya para pembantu saja yang membau dengan pembantu lainnya. Bahkan ada suatu kejadian tetangga yang meninggal dunia samping rumah tidak tau. Sungguh sangat irosnis sekali dalam kehidupan bertetangga.

    Solusi
    Menyikapi masalah tentang kehidupan bertetangga saat ini ada beberapa solusi yang ingin saya tulis yaitu:
    • Adakan acara sosialiasi lingkungan
    • Adakan acara temu sapa, dengan tujuan sambil mengenal tetangga lain
    • Biasakan untuk saling bertamu ke tetangga lain
    • Dan masih banyak yang lainnya